Tuhan, hari ini aku bersujud menghadap mu, aku merintih dalam hening doaku, ketika aku sedang menyembahmu, semua tentang diri ini terkenang, terulang dalam pikiran ini begitu saja, aku tak tau apa yang sedang terjadi saat itu, yang aku tahu aku hanya berdoa dan memohon kepadamu untuk menjaga semua orang yang telah memperlakukan ku begitu amat baik, sangat menghargaiku, dan mau menerima diri ini. Selain itu akupun begitu bersyukur telah di lahirkan dalam keadaan normal, bersama lingkungan yang begitu banyak mengajariku dasar dari kehidupan yang kini kujalani, Bersyukur pula telah kau pertemukan aku dengan berbagai macam orang baik dan bisa menerima keadaanku saat ini, tanpa memandang kondisi fisik yang dulu pernah ku benci. Aku bisa bertemu dengan Dzukfikar, Heni, Ina, Maya, Utari, Arif, Dika, Achla, Aul, Venny, Satria, Alpiansyah, Eko, Indra, Annas, Ika, Seluruh Demisioner V, mereka semua, karena mereka aku bisa bertahan hingga saat ini, entah apa jadinya bila aku tidak bertemu dan mengenal mereka. Rencamu untukku begitu indah Tuhan, kehidupan yang kau berikan begitu penuh perjuangan, dan dari situ aku bisa belajar menghargai perasaan orang lain, dari semua yang KAU berikan ini aku tau waktu sangat amat begitu berharga.
Dan kinipun KAU berikan lagi keindahan hidup itu kepadaku, kau mempertemukan ku dengan teman satu kampus yang bisa menerimaku apa adanya, Tatan, Juli, Fikri Amrullah, Cahyo, Cahyadi, Harisun, Aryo, Bayu, Rizki, Risca, Sarip, Ria, Meyta, Iwan, mereka hanya sebagian orang yang menghargai keberadaanku, mereka yang tidak pernah menghina aku sedikit pun dan apapun itu, aku begitu bersyukur Tuhan.

Dan ku mohon, jagalah mereka semua, berikan kebaikan kepada mereka, aku tau semua yang kau tunjukkan ini adalah semata-mata perjalanan dan pelajaran hidup yang harus ku lalui.

Hidup terasa berarti bersama orang yang mampu menerima mu

– Ashari Fauzi

Jaga pula Ibu dan Ayahku, adik-adikku, dan keluarga ku yang lain Tuhan.

Terimakasih atas semua perjalanan dan pelajaran ini.

Iklan